The Manhattan Raid: The True Story of 9/11
ar rahmah media, The Future of Islamic Media
www.arrahmah.com
ar rahmah media production and a mosleem muwahhid film present
(Disclaimer: Sejumlah teks telah diubah penulis untuk kemudahan pembaca. Adapun kalau ada kesalahan maka itu dari sisi penulis semata dan Milik Allah-lah semua yang haq.)
The Manhattan Raid: The True Story of 9/11 (Part 1)
Syeikh Usamah bin Ladin: “Sesungguhnya ummat ini sudah sampai pada zaman yang sangat memprihatinkan. Sudah lebih sepuluh tahun sejak Amerika masuk ke daerah tanah haram tempat dua Masjid Haram dan Nabawi diperparah lagi setelah jatuhnya tempat Isra' Nabi SAW.”
Mereka memenuhi panggilan Syeikh mujahid Abi 'Abdillah Usamah bin Ladin, perasaan pemuda Islam terhadap permasalahan sekarang tanah suci mereka disalib, jiwa mereka terpanggil akan beban ini dan cinta untuk syahid dijalan Allah.
Diantara perintah Tuhan itu menerima panggilan Allah dan Rasul-Nya serangan pejuang Manhattan. Mereka menunjukkan langsung dengan darah mereka, paling mengagumkan dalam catatan terakhir ini setelah tujuh puluh tahun di bawah kehinaan yang dirasakan ummat ini.
Mulailah berdiri negara Israel, dan menjajah tanah suci dengan persetujuan dari pemimpin negara Arab yang murtad yang dipimpin Raja Saudi, dia mempunyai peranan penting demi berdirinya negara Zionis.
Pada tanggal 14 Mei 1948 M (5 Rajab 1367 H) setelah selesai penyerahan Israel dari Inggris Zionis Ben-Goren (Ben-Gurion) mengumumkan, berdirinya negara Yahudi Israel di Palestina.
Ben-Goren: ”Hari ini pendudukan Inggris terhadap Israel selesai. Sekarang kami mengumumkan berdirinya negara Yahudi di tanah Israel, namanya negara Israel.”
Sejak pengumuman yang mereka buat, mulailah pengusiran, pengasingan anak Palestina dan berbagai bentuk kerusakan yang ditinggalkan orang Yahudi di tanah yang penuh berkah.
Kekejaman Yahudi tidak cukup sampai disitu, bahkan mereka masuk ke Masjid Al-Aqsho dan membakarnya dan menghancurkan puluhan kampung disekitarnya, termasuk diantaranya Masjid dan Sekolah Islam.
Permusuhan yang berkelanjutan dan penganiayaan terhadap saudara kita di Palestina berlangsung puluhan tahun hingga sekarang, meninggalkan ribuan korban dan luka-luka dan terusir di depan mata semua orang dibawah bayang-bayang kebisuan dan kehinaan, adapun ummat Islam terzholimi
Hamzah Al-Ghamdi, Salah satu martir penyerangan Manhattan: “Kepada Ummat yang terzholimi aku katakan: “Aku bersumpah pada orang-orang yang berlepas tangan dan rela melihat ummat kita dalam kehinaan, mereka menikmati berbagai kenikmatan dunia, melangkah penuh janji dari Quds sampai tanah Haram ketika itu semua orang menyesal, apa lagi artinya penyesalan”.”
Perjanjian berlalu dari Quds sampai Haram, tidak cukup sampai di sini Saudi mengkhianati ummat, dia berada dibalik hilangnya Masjid Al-Aqsho.
Bahkan sekarang ummat ini kaget, pendudukan terhadap tanah suci membolehkan dua tanah haram yang mulia untuk prajurit laki dan perempuan dari kaum Salib.
Syeikh Usamah bin Ladin: “Negara kita terjajah, semua ini pasti ada hikmahnya, mereka mengambil minyak kita sepuluh tahun yang lalu dengan harga menengah sembilan dollar satu barel, kemudian mereka menjual kembali di Eropa dua ratus tiga puluh dollar satu barel. Mereka mengambil dari kita sembilan dollar. Sembilan dollar ini semuanya sudah termasuk operasional, tidak ada artinya. Kalaupun sisa untuk beli pesawat mereka yang lama hanya dapat satu, hai Fahd ini ada tujuh puluh pesawat kalian harus bayar.”
Penjajahan ini sudah terlatih, tidak mungkin ditutupi dari orang yang punya mata. Datangnya pasukan Salibis, membuat perjanjian di tanah yang dilalui Rasulullah Muhammad SAW mereka senang tidak terkira, dengan alasan menjaga dan melindungi.
Ini adalah alasan tidak jelas sebagaimana diterangkan saudara 'Abdu Sattar salah seorang yang dekat dengan Syeikh 'Omar mudah-mudahan Allah membebaskannya.
Saudara 'Abdu Sattar: “Negara-negara Arab dan Islam (Lebih tepatnya Muslim karena tidak ada negara Islam di bumi ini kecuali di Afghanistan, Pakistan, Kavkaz dan Somalia) menganggap kalian sama seperti Inggris dan Prancis, sebagai penjajah?”
Jawaban (Seorang politikus Amerika): “Bagaimana anda mengatakan ini, padahal kami mengutus pasukan untuk melindungi kalian?”
Saudara 'Abdu Sattar: “Iya, kami sangat menghargainya, hahaha ^_^ ^_^ ^_^ (Orang berbahasa Inggris kadang mengatakan ini sebagai ejekan), kau mengatakan: “kalian membawa pasukan kalian untuk melindungi kami.”, tidak seorangpun meminta prajurit Amerika untuk diberangkatkan ke sana.
Kalianlah yang pergi ke sana untuk melindungi kepentingan kalian. Kalian ke sana untuk melindungi organisasi yang bekerja untuk memusuhi rakyatnya, jadi jangan bilang kepada saya kalau kedatangan anda untuk melindungi masyarakatnya.
Politik kalian di teluk sama sekali tidak ada hubungannya dengan rakyat di sana!”
Kekejaman Salibis dan Zionis tidak cukup sampai di sini mereka masuk ke tempat suci kita dua tanah haram yang mulia, dan Baitul Muqoddas bahkan mereka melampaui batas, dengan bendera Salibis mereka menduduki negara kita baik di timur dan barat, seperti Irak, Kashmir dan Checnia menjadi korban penyenbelihan mereka yang brutal.
Beginilah perintah jihad diwajibkan sebagaimana yang ditetapkan 'ulama muslim baik salaf maupun kholaf.
Syeikh 'Abdullah 'Azzam: “Kita sudah tahu dari empat 'ulama mazhab, para 'ulama, ahli tafsir dan ahli hadits, seperti kejadian Afghanistan, Palestina semuanya mengatakan bahwa jihad fardhu 'ain apabila musuh menduduki daerah muslim berarti jihad fardhu 'ain terhadap muslim dan muslimat yang ada di daerah itu, seorang anak keluar dari keluarganya, seorang hamba keluar dari tuannya tanpa seizin mereka.
Apabila orang setempat tidak cukup karena mereka malas atau duduk-duduk maka wajib bagi tetangganya terdekat, kalau mereka malas dan duduk-duduk maka daerah yang disebelahnya, begitu seterusnya sampai seluruh dunia menjadi fardhu 'ain sebagai mana disebutkan Ibnu 'Abidin di kitab Hasyiahnya, Roddul-Mukhtar, Tanwirul Abshor, begitu juga Ibnu Mu'jam di dalam bukunya Bahru Ar-Raiq, Ibnu Al-Hummam di buku Fath Qodiir, Sharh Hidayah, Bada'i Shona'i' Syaukani, mereka semua sepakat dengan kaedah ini. Ketika itu keadaannya seperti sholat dan shaum tidak boleh meninggalkannya.”
Wa'il as-Syahry, Salah satu martir penyerangan Manhattan: “Kalau jihad bukan sekarang, kapan lagi..? Tempat Isra' Nabi Muhammad SAW dikotori siang dan malam! Kapan lagi Chechnia berhenti dari serangan terhadap muslim dan muslimat? Sampai kapan Kasymir dan Philipina kering dari darah? Sampai kapan saudara kita di Indonesia dalam permainan dunia? Sampai kapan Bosnia ummat muslimnya terpecah-pecah? Sampai kapan Kosova minta tolong? Sampai kapan saudara kita di Afghanistan mati kelaparan dan kedinginan karena embargo yang diterapkan Amerika?”
Di antara lain penyebab jihad apabila orang kafir memperlakukan tahanan muslim tidak manusiawi sebagaimana ketetapan 'ulama dari dulu sampai sekarang. Bagaimana tidak penjara Salibis dipenuhi 'ulama dan mujahidin dari ummat ini. Deretan pertama diantaranya Syeikh yang tinggi 'Omar Aburrohman sekarang mendekam dipenjara Amerika dengan berbagai bentuk penyiksaan.
Hamzah Al-Ghamdi, Salah satu martir penyerangan Manhattan: “Minta maaf kepada kalian wahai para 'ulama, wahai para 'ulama Rabbani akan saya lupakan atau sama-sama kita lupakan serangan musuh terhadap negara muslim. Demi Allah, saya mau bertanya kepada kalian, saya mau bertanya kepada kalian, bagaimana dengan tawanan yang ditawan kafir di Amerika dan lainnya, bagaimana hukumnya berjihad untuk membebaskan mereka?
Bahkan ada yang dari ummat ini, diantaranya Syeikh mujahid 'Omar Abdurrohman, semoga Allah membebaskannya, sampai sekarang masih di penjara Amerika dan tawanan lainnya. Ini saudara kita Romzi, Azmurai, Awhali, Abu Hajar, dan yang lainnya, setiap hari negara kafir mengumumkan, mereka telah menawan banyak dari anak ummat ini. Kenapa tidak diwajibkan Jihad?”
Ini wajib, sebagaimana Syeikh Usamah mengumumkan jihad untuk Amerika tahun 1 September 1996 M (17 Rabiul akhir 1417 H). Dia juga menjelaskan pada tahun yang sama pada wartawan Abdul-Bari Atwan
Abdul-Bari Atwan, Wartawan: “Ketika aku bertemu dengan-nya (Bin Ladin) pada tahun 1996 M (1416/ 1417 H) dia benar-benar benci sama Amerika, dia juga bersiap untuk perang dengan Amerika terutama keberadaan Amerika di Saudi Arabia.”
Syeikh Usamah mengajak berulang-kali, untuk berjihad fii sabilillah.
Syeikh Usamah bin Ladin: “Ini menunjukkan bahwa kafir mengotori negara Islam. Tidak ada jalan untuk menghentikan ini kecuali dengan jihad atau dengan peluru, atau aksi istisyahadiyah. (Nasyid di latar belakang) Bibit perlawanan tida akan selesai kecuali dengan peluru (Suara ledakan). Pemimpin tidak akan bebas (Suara orang memberi perintah) dari orang kafir dan yang maksiat tanpa mengorbankan darah dari anggota kita.”
(Nasyid yang sama di latar belakang) Sehingga anak muda dari penjuru dunia mendengarkan panggilan jihad ini tunduk dengan perintah Allah dan Rasul-Nya setelah mereka yakin untuk membebaskan tanah sucinya, mengangkat kezholiman dari ummat ini, tidak akan bisa kecuali dengan pengorbanan jiwa yang murah (Nasyid yang berbeda di latar belakang) di jalan Allah.
Mereka tahu harus dengan kesungguhan dan rintangan menanggung di atas pertolongan dan kemampuan, mereka memutuskan untuk datang ke Afghanistan setelah mendengar fatwa 'ulama terkenal diantara 'ulama Rabbani, Syeikh Hamood Uqla Syu'aibi mudah-mudahan Allah merahmatinya.
Syeikh Hamood Uqla Syu'aib: “Harus dengan pedang dan harus dengan jihad! Mereka tidak suka kecuali kekuatan senjata. Sedangkan yang lain (senjata), orang masih beda pendapat dan harus bermusyawarah akan tetapi banyak yang menentang dan itu tidak jadi masalah dan tidak ada gunanya Ikhwan dan jihad, adat atau rukun yang kokoh termasuk di dalam syari'at ini, sedangkan agama Islam ini harus ditegakkan karena dia pokok di antara mereka yang mendeklarasikan jihad.”
Hamzah Al-Ghamdi, Salah satu martir penyerangan Manhattan: “Syeikh Hamood Uqla Syu'aibi, Syeikh Abdullah bin Jibren, Syeikh Sulaiman Abu Ghayts dan Syeikh Sulaiman At-Tsaniyan mudah-mudahan Allah merahmati mereka ini ahli 'ilmu di zaman sekarang.
Syeikh 'Abdullah 'Azzam, mudah-mudahan Allah merahmati dan Syeikh Usamah bin Ladin mudah-mudahan Allah merahmatinya, Syeikh 'Umar 'Abdurrohman mudah-mudahan Allah membebaskannya.”
Mereka meninggalkan dunia di belakang mereka dengan kesenangan dunia dan isinya dengan nikmat dan kesenangan, setelah mereka berkecimpung di dalamnya mereka bergabung dengan mujahidin samapi ke tanah Amir Islamiyah di Afghanistan yang mana syari'at diterapkan disana begitu juga hukum-hukum Allah di bawah naungan negara Islam yang di pimpin Amirul Mukminin Mullah Muhammad 'Umar dan beberapa 'Ulama yang ikhlas di negara itu, yang menjadikan Afghanistan tempat hijrah dan pelepasan jihad.
Anak-anak tauhid memberanikan diri untuk masuk kesana dari berbagai daerah dan benua.Imarah Islam segera menyambut utusan tersebut dan menyiapkan persiapan pribadi untuk menyambut mereka membuka base camp untuk melatih dan melindungi mereka.
Syeikh Usamah bin Ladin: “Permintaan mereka jelas, permintaan mereka jelas karena mereka yakin dengan kita, mulai persiapan dan pelatihan, walaupun ditekan dunia Internasional sebagaimana kami tidak takut menyerang mereka negara terbesar angkatan bersenjatanya di dunia Amerika dan Nato, ini jelas dalam metode penyebaran kalimat laa ilaha illallah di dunia.Mereka membedakan itu, tapi saya katakan ini sama.”
(Nasyid yang di latar belakang) Beginilah negara Islam menjadi sasaran embargo yang zholim dan serangan brutal dari musuh zionis & salibis.
Syeikh Ayman Al-Zawahiri: “Sasaran serangan sekutu Salibis yang baru dan pengikutnya orang yang murtad di pemerintahan Islam di Afghanistan karena negara Islam pertama yang sah, setelah jatuhnya Khilafah Utsmaniyah tujuh puluh tahun yang lalu berhukum dengan syari'at dan mengangkat bendera jihad dan beriman menjamin keamanan orang yang hijrah.
Amir Islamiyah menerima serangan dari Salibis dan pengikutnya sabar dan penuh perhitungan untuk mencari keridhoan Allah dan itsar, Amirul Mukmini Mullah Muhammad 'Umar mujahid, mudah-mudahan Allah menjaganya, Amir yang sah, mendirikan negara yang sah menurut Islam.
Salibis mengancam mereka dengan serangan, kehancuran, dan turun dari kekuasaan kalau mereka (penguasa Afghanistan) tidak menyerahkan mujahid pendatang, akan tetapi (penguasa Afghanistan) tidak gentar sedikit pun, dicatat dalam tinta emas “untuk permasalahan Usamah bin Ladin bukanlah masalah pribadi, akan tetapi masalah kehormatan Islam.””
Suara Amirul Mukminin Mullah Muhammad 'Umar: “Meskipun sikap Rusia dan Amerika bersatu untuk menyerang (Afghanistan), menyerang negara kecil seperti Afghanistan kendati di antara dua negara tersebut berbeda pendapat akan tetapi keyakinan kami terhadap Allah kuat dan harapan kami terhadap Allah sangat besar.
(Nasyid di latar belakang) Kendati seluruh dunia memusuhi kami, kami tidak akan mundur sedikitpun dari prinsip atau keyakinan kami. Kami tidak akan keluar dari jalan ini insya Allah, karena yang kami yakini agama kami, kami tidak akan melepaskannya karena keluar dari agama sama saja mencari mati terhadap orang muslim.
Mati sebenarnya menurut orang muslim ketika dia keluar dari agama atau menghinakannya atau dia meninggalkan ibadah agama dan hukumnya, mati yang kita lihat seperti biasa tidak bisa disamakan dengan mati karena meninggalkan agama, kalau kami ingin hidup, maka komitmen terhadap agama ini adalah bagian hidup kami. Kalau kami tidak ingin hidup maka tentunya sudah mati, mati adalah piala untuk semua dan lebih mahal.
Seharusnya setiap orang muslim memperbaiki dirinya, dan menjaga urusan agamanya dan memperkuat aqidahnya terhadap Tuhannya. Disana kita akan mendapatkan kesenangan di dunia dan akhirat.”
Di bawah kekuasaan Amir Islamiyah tercetusnya pemuka Islam Internasional untuk perang terhadap Yahudi dan Salibis. Ini adalah strategi besar yang dibuat mujahidin, dengan modal apa adanya untuk melawan negara kafir dikomandoi Amerika dibantu oleh Israel sekutunya sudah seharusnya pasukan mujahidin bersatu, untuk menyusun barisan yang kokoh/ solid untuk menghadapi kekuatan Zionis dan pasukan Salib.
Rahamullah Yusuf, Wartawan: “Saya adalah salah satu wartawan yang hadir dikonfrensi pers di daerah pusat Afghanistan pada Mei tahun 1998 M (Muharram/ Shaffar 1419 H) dimana Bin Ladin mengumumkan mulai dari sekarang dan seterusnya Organisasi Al-Qaedah dan anggota pemuka Islam Internasional untuk memerangi Amerika dan Israel begitu juga dengan beberapa organisasi Islam yang lain seperti al-Jihad Mesir bergabung dengan fron ini.”
Syeikh Ayman Al-Zawahiri: “Para pemuka dunia Islam menyerukan jihad melawan Yahudi dan pasukan Salib ialah jawaban yang tepat untuk rekayasa menghabisi mujahidin. Setelah selesai pertempuran di dalam, sekarang beralih dengan sekutu Amerika dan Israel dan pemimpin negara yang diperalat mau tidak mau harus merubah cara untuk menghadapi mereka maka pemuka Islam Internasional memutuskan untuk berjihad melawan Yahudi dan Salibis sebagai jawaban.”
(Denyaran peluru dan bunyi letusan-letusan senjata di latar belakang) Pada bulan Januari 1998 M (Ramadhan/ Syawal 1418 H) melalui sarana pers Internasional, sampai juga panggilan dan peringatan kepada pemimpin Eropa dan rakyatnya.
John Miler (sp?): “ Mereka menyambut kami dengan parade senjata, peluncuran roket dan tembakan ke atas langit mereka merahasiakan pertemuan, tiba-tiba Usamah bin Ladin berada di tengah-tengah kami. Kami tahu kalau tingginya kurang lebih enam koma empat kaki, dia orangnya santai. Suaranya pelan dan tidak memukul meja dan tidak mengangkat tangan marah-marah. Dia juga tidak berbicara berapi-api, akan tetapi dia bicara mengena dan menakutkan.”
Syeikh Usamah bin Ladin: “Sulit memahami masalah ini...”
John Miler (sp?): “Dia berbicara tentang tiga masalah inti. Yang pertama ingin menyingkirkan keberadaan tentara Amerika di Saudi Arabia; yang kedua menghentikan bantuan Amerika untuk Israel, karena itu berpengaruh negatif untuk Palestina; yang ketiga, pada masa itu, menghentikan langsung serangan-serangan Amerika ke negara Irak.”
(Nasyid di latar belakang (
Kami tentara Allah...)) Kecintaan anak muda di seluruh dunia naik kegunung, untuk bergabung dengan para mujahidin menuntut balasan dari saudara mereka, yang menjadi korban Yahudi dan Salibis di Palestina, Irak dan negara muslim lainnya.
(Nasyid di latar belakang (
...di jalan yang lurus pukulan kami pukulan yang kuat, di jalan yang lurus di jalan yang lurus disaksikan Allah Yang Maha Besar
tujuan kami hanyalah Allah Yang Maha Pengasih, tujuan kami hanyalah Allah Yang Maha Pengasih
dengarkan panggilan orang yang memanggil ayo berjihad, jadikanlah iman sebaik-baik bekal
lapangan yang menjanjikan keinginan, kirimkan takbir simbol perlawanan
laluilah surga dengan mengangkat kening
pukulan kami pukulan yang kuat, di jalan yang lurus, pukulan kami pukulan yang kuat, di jalan yang lurus...)) Di antara mereka bataliyon mati syahid, mereka adalah pilihan Allah turut dalam operasi mati syahid yang ditunggu-tunggu, untuk melawan sekutu Yahudi dan Salibis yang mana mereka tidak peduli walaupun sedikit yang melalui jalan ini dan tidak peduli dengan persiapan seadanya.
Mereka menggantikan kehidupan dengan kehidupan yang lebih mulia, mereka menaiki gunung dan lubang serta tinggal di kemah dengan tenang tanpa listrik, villa dan istana.
(Nasyid di latar belakang (
...Kami tinggal di kemah dengan baik dan nikmat, kami tunjukkan persiapan kami
kami dapat petunjuk selama-lamanya pertolongan yang nyata
pukulan kami pukulan yang kuat, di jalan yang lurus, pukulan kami pukulan yang kuat, di jalan yang lurus
tujuan kami hanyalah Allah Yang Maha Pengasih, tujuan kami hanyalah Allah Yang Maha Pengasih (Suara dan gambar orang bergerak di malam yang amat gelap)))
Di bawah naungan pemerintah yang mendukung dan lemahnya organisasi dan pergerakan, di saat itulah musuh Zionis dan Salibis memblokade serampangan, serangan yang menghancurkan rakyat Irak.
Syeikh Ayman Al-Zawahiri: “Amerika membolehkan untuk dirinya memblokade rakyat Irak; membunuh jutaan anak-anak disebabkan kurangnya obat-obatan dan makanan, meneruskan serangan untuk melawan rakyat Irak.
Albright mengatakan dengan pernyataannya, dia mengatakan, “Sasaran yang kami inginkan seperti itu bahkan lebih. Gambaran Amerika bagi orang yang faham mereka tidak punya perasaan, dia tidak bisa menjawab dan menghukum kita.”
Sebagai balasan dari tangan anak-anak yang ber-aqidah, meledaknya kantor besar intelijen Amerika dan Israel di Afrika.
Syeikh Usamah bin Ladin: “Harga diri Amerika jatuh dengan bantuan Allah di tangan anak muda yang dilatih di Afghanistan. Allah membuka jalan buat mereka, dan menjatuhkan harga diri kekuatan super power (Amerika).
Bukanlah pelajaran bagi mereka yang terbunuh di Nairobi dan Duta Besar Amerika di Dar-Al-Salam akan tetapi pelajaran di sini adalah peringatan langsung kepada Gedung Putih dan rakyat Amerika semuanya, karena orang yang beriman tidak akan pernah berkompromi dengan agamanya dan mereka akan mengorbankan jiwa untuk meningkatkan kalimat laa ilaha illallah.
Amerika tidak akan pernah tahu dan pernah aman sampai kita merasakan keamanan di Palestina, di dua tanah haram dan negara Islam lainnya dengan izin Allah SWT.
Setelah itu Allah membukakan jalan pada mereka di Somalia sebelumnya, membuat lari pasukan Amerika dengan hina untuk menjaga rasa malu yang tidak terhingga.”
Syeikh Ayman Al-Zawahiri: “Perang kedua yang bergabung didalamnya mujahidin Al-Qaedah, khususnya perang di Mogadishu, pengaruh paling dahsyat secara langsung yang dialami pasukan Amerika di Somalia. Keputusan mereka yang mulia, memindahkan operasi untuk membuat putus asa setiap tentara Amerika setelah mereka bermimpi menjajah Afrika bagian timur dan memblokade Sudan dari selatan.”
Pada waktu-waktu yang sensitif ini Amerika melaksanakan pemilihan umum yang berhasil sebagai pemenang George W. Bush dengan cara tidak jelas.
Dengan dukungan dari angkatan bersenjata Amerika dan Gubernur serta beberapa perusahaan besar di bawah pimpinan Donald Rumsfeld salah seorang Elang pemerintah Amerika dan wakilnya Wolfowiz yang terkenal dengan arahan-arahan fanatik kesukuan, Dick Cheney sebagai Direktur Perusahaan, yang menjadikan prioritas politiknya yang ekstrim untuk menjajah dunia Islami.
Dia juga memilih beberapa Gubernur, dia juga memasukkan kejajaran Departemen Pertahanan Douglas Feith dan William Lody. Dia juga mengangkat John Bolton pada peringkat ketiga di Departemen Luar Negeri setelah Armitage dan Powell, sedangkan Steven Hadley Wakil Permusyawaratan Keamanan Negara Condolezza Rice. Sedangkan Louis Scooter ditetapkan sebagai Sekretaris Negara.
Dick Cheney terus menjabat sebagai keuangan Halliburton yang mana dia sebagai Direktur perusahaan sampai sekarang (Pada saat video ini dibuat George Walker Bush masih menjabat sebagai presiden Amerika).
Dick Cheney: “Saya akan ceritakan pada kalian tentang perusahaan Halliburton yang mana saya sendiri sebagai direkturnya. Saya bangga sekali bisa berbuat banyak di Halliburton dan karyawan yang ada di Halliburton juga merasa puas dengan keberhasilan mereka. Dan sejujurnya saya merasa tidak perlu minta maaf dengan apa yang saya perbuat selama lima tahun masa jabatan saya sebagai pemimpin perusahaan besar Amerika.”
Syeikh Ayman Al-Zawahiri: “Dengan persetujuan gedung putih yang dipimpin pemerintahan Bush, pendatang baru dengan orang-orang yang tidak jelas yang di dukung kebencian Salibis yang mengkhawatirkan dan kekuatan yang mendatangkan peledak (penghancuran) yang membuat mereka bahwa dengan kemampuan mereka bisa mengatur semua dunia ini.
Mereka lupa kalau di sana masih ada namanya agama Islam, Akhlak, Kehormatan, dan lainnya dan cinta syahid. Mereka melupakan semua ini, karena mereka tidak faham dan tidak tahu, mereka terjun beserta negara dan rakyatnya kelautan api. Mereka berusaha menyelamatkan diri tapi sia-sia.
Amerika sudah keterlaluan dalam catatan sejarah, kalau mereka mundur sekarang dari Afghanistan dan Irak mereka akan rugi di berbagai aspek dan jika diteruskan terbakar sampai mati.”
(Tulisan layar di latar belakang,
The Home of Mounted Warfare Technology) Kendati arahan penjajah yang dipimpin presiden Bush dan pemilihan yang tidak sah, di antara orang yang pro dengan Bush DR. Safarol Hawadi menghimbau orang muslim yang ada di Amerika untuk memilih Bush. Ini terungkap dalam suratnya yang dikirim kepada presiden Amerika (Bush) pada kejadian hari Selasa yang penuh berkah, di waktu yang bersamaan di dalam gedung pertahanan Amerika Pentagon persiapan sedang digodok serangan ke Afghanistan dan Irak yang diperkuat titipan dari pimpinan penanganan teroris.
Richard Clarke: “Presiden Bush telah menyampaikan kepada kami dengan cara yang sangat tegas, dia mengatakan ini kepada saya dan bawahan saya, bahwa ada tangan Irak dibelakang 9/11 karena mereka telah merencanakan untuk melakukan sesuatu terhadap Irak sebelum mereka dilantik.”
(Peta yang menggambarkan proyek pipanisasi dari laut Qozuin/ Kaspia melalui Turkmenistan, Afghanistan dan Pakistan ke laut Arab) Salah satu tujuan menyerang Afghanistan untuk kepentingan pipa gas dari laut Qozuin sampai ke laut Arab. Di samping itu mereka ingin memperluas tanaman kokain sekaligus menyebarkannya sebelum dilarang Imaroh (pemerintah) Islam dan melarang untuk ditanam.
Akh. 'Azzam dari Amerika: “Serangan Amerika terhadap Afghanistan sudah lama dirancang, Amerika selama ini sudah banyak menyimpan dendam diantaranya; pertama keputusan Imarah (pemerintah) Islamiyah yang memusnahkan opium dan melarang menanamnya, kedua ingin menguasai sumber daya energi yang strategis, ketiga rencana Amerika membuat pipa gas yang melewati kekuasaan mujahidin dari laut Qozuin, dan yang paling penting, karena ia menerapkan hukum syari'at (Islam), melindungi mujahidin yang ada disana dan penolakannya untuk menyerahkan atau mengusir syeikh Usamah.
Menurutku ketika Imarah menghina utusan Amerika Turki al-Faisal, sudah cukuplah penghinaan. Amerika merasa harus membalas, mengambil darah (artinya menyerang dengan kekuatan). Ia menjadi gila.
Saya melihat sendiri surat ancaman yang dikirimkan oleh Amerika kepada Amirat diakhir tahun 2000 atau awal 2001 (Ramadhan/ Syawal 1421). Bentuk suratnya seperti surat yang dikirim oleh mafia, tanpa penghormatan atau pembukaan dan penutupan apalagi tanda tangan dan stempel layaknya mafia, isinya cuma tulisan ancaman semata yang tidak jelas yang mereka harap dapat membuat gentar tetapi sudah jelas tidak menimbulkan akibat yang diinginkan (maksudnya pemerintah Islam Afghanistan tidak gentar dengan surat tersebut).”
Sedangkan yang berkaitan dengan negara Irak, pemerintahan Bush yang baru dan jajarannya untuk menghancurkan (Irak) dari udara terhadap fasilitas umum, memperpanjang embargo terhadap rakyatnya disusl serangan sekaligus menguasainya untuk menguasai sumber minyak di teluk, pengarahan yang ke empat dari Wakil Pertahanan Wolfowitz.
Bob Woodward(sp?), Wartawan: “Wolfowitz sering mengatakannya. Dia menganggap urusannya semudah itu dan mengusulkan strategi daerah kantong, menyerang dan menaklukkan ladang minyak di Irak bagian selatan dan menggunakannya sebagai basis untuk serangan-serangan berikutnya melawan pemerintahan Saddam Hussein Sudah jelas dan tegas kalau Wolfowitz ingin dan mempertimbangkan gagasan untuk menyerbu dan mengambil alih sebagian dari negeri (Irak).”
(Nasyid di latar belakang (Mujahidin sedang berlatih perang memakai senjata api PK)) Pemuda Islam sudah mempersiapkan diri di atas pegunungan Afghanistan. Mereka yakin segala sesuatu berangkat dari kejujuran dan ikhlas bukan pada kualitas dan kuantitas, dengan sedikit bisa menghancurkan orang zholim
(Nasyid di latar belakang (
...sabar dengan perbekalan sedikit di dalam ujian, sabar dengan perbekalan sedikit di dalam ujian
mereka menghancurkan rumahku... rumahku dari tanah liat
atau kemah yang disulam... dari wangimu yang khas (Mujahidin berlatih menembakkan PK. Bunyi letusannya dapat didengar)
senantiasa saya tidak menerima mereka... (Mujahidin berlatih menembakkan RPG. Bunyi luncurannya dapat didengar demikian pula bunyi RPG-nya ketika menghantam sasaran)
mereka mereka akan merasakan kemarahanku... seperti bara api
mereka mereka akan merasakan kemarahanku... seperti bara api
(Mujahidin berlatih melempar pisau ke sebuah pohon sebagai sasaran) mereka tidak akan menduduki negeriku... selama saya masih ada
darah tidak mengalir (Mujahidin melakukan peregangan)
kami tidak akan tunduk sampai kapan pun, walaupun dihinakan
(Seorang Mujahid memukul perut rekannya dengan tongkat. Tampaknya mereka berlatih ketangguhan, Allah A'lam. Mujahid berlatih menendang tongkat. Salah satu tongkatnya terbang dan menghantam kamera, Allah A'lam. Hi hi hi :) :) :) . Mujahidin berlatih ilmu bela diri tangan/ kaki kosong melawan dua orang bersenjata AK-47)
saya akan seperti gejolak gunung berapi dan bara api... (Mujahidin berlatih cara melepaskan diri dari tangkapan dua orang. Mujahidin berlatih menembakkan RPG ke mulut gua/ terowongan. Bunyi luncuran RPG-nya serta bunyi ledakannya dapat didengar.)
(Mujahidin berlatih tubuh dengan dorong ke atas/ push-up) wahai negara Kafir... rasakan lemparan bara api (Mujahidin berlatih menembakkan RPG ke mulut gua/ terowongan. Bunyi luncuran RPG-nya serta bunyi ledakannya dapat didengar)))
Kepada anak-anak tauhid merampungkan persiapannya (Mujahidin berlatih menembakkan RPG ke mulut gua/ terowongan. Bunyi luncuran RPG-nya serta bunyi ledakannya dapat didengar) tiba-tiba muncul demonstrasi dan kemarahan dunia Islam di tanah yang penuh berkah akibat ulah Sharon terhadap tempat Isra' (dan Mi'raj) Nabi Allah SAW. (Tentara Yahudi menembakkan senjatanya) kejahatan penjahat Yahudi Zionis dan Salibis tidak cukup sampai disitu bahkan mereka menghabisi nyawa anak-anak yang tidak bersalah di tangan musuh.
Syeikh Ayman Al-Zawahiri: “Kejadian intifadhoh ini meninggalkan bekas luka di dalam hati setiap muslim. Setiap orang muslim merasakan apalagi dia melihat peluru menembus tubuh Muhammad Durro. Peluru ini menembus badan anaknya, ini harus dibalas dan diqisos.”
Sebagai balasan yang menggemparkan itu sebagai jawaban. Pada ahri berikutnya mujahidin berhasil meledakkan kapal perusak Amerika USS Cole di laut Yaman yang dikawal ketat oleh Pasukan Zionis.
Syeikh Usamah bin Ladin: “Allah masih membukakan peluang bagi saudara kalian mudah-mudahan Allah menerima ibadah kita semua.
Di Aden kurang lebih sembilan bulan yang lalu (videonya dibuat 9 bulan setelah serbuan ke USS Cole) saudara kalian berhasil memukul pasukan zholim Amerika, juru selamat yang mereka anggap Hubal modern yang menganggap dirinya Tuhan yang harus disembah selain Allah. Dia (Amerika) mewajibkan kepada orang semuanya menghalalkan darah orang muslim dan hartanya begitu juga kehormatannya semaunya.
(Video dipotong)
Serangan terhadap kapal Cole berhasil dari pertolongan Allah SWT dan tambahan-Nya (fadhl), angkatan bersenjata Amerika, bahkan kapal tercanggih di dunia di jajaran maritim. Kalian mungkin sudah mendengar bagaimana kapal ini menangkis serangan skala besar dari udara, darat dan laut.
Allah mengumumkan serangan ini dengan dua anak muda yang beriman dengan apa yang di sisi Allah lebih baik dan abadi.”
Serangan ini menjatuhkan mental pemerintah rakyat Amerika diantaranya petinggi militer, diantaranya komandan Tommy Franks.
(Gambar buku yang samar di latar belakang berjudul,
AMERICA SOLDIER General
Tommy Franks) “Saya matikan lampu diatasku dan berusaha untuk tidur sebelum mendarat di Amman tapi saya tidak bisa. Serangan terhadap kapal perusak Cole membawa tanda-tanda kalau Al-Qaedah selama ini tenang. Sudah jelas operasi ini berhasil karena sudah lama dirancang.”
Setelah kekalahan yang memalukan (Nasyid dilatar belakang juga video mujahidin memasukkan sejumlah drum ke sebuah gedung) yang dialami kaum Salib di Aden mujahidin meluapkan rasa senangnya. Hati mereka penuh keyakinan dengan janji kemenangan.
(Mujahidin sedang bersiap untuk memasak. Mereka memasukkan air ke panci dan memotong kayu bakar) Diantara wajah-wajah yang hijrah dijalan Allah adalah pelakunya pejuang Manhattan. Mereka meninggalkan kehidupan mewah dan kesenangan. Mereka hidup seadanya baik makanan maupun minuman begitulah semua kehidupannya.
(Mujahidin sedang mempersiapkan bahan makanan) Mereka tahu kalau ini adalah bagian jihad, apa yang ada di sisi Allah lebih baik dan abadi.
Mujahid: “Keyakinan kita kepada Allah SWT... (Mujahidin sedang mempersiapkan bahan makanan)”
Mujahid: “...setelah kejadian di Nairobi semua kedutaannya dijaga ketat. Setelah itu dengan berjalan beberapa waktu kapal perusak diledakkan dalam jarak beberapa meter (Sambil memukul telapak tangan untuk menunjukkan dahsyatnya ledakan).”
(Mujahidin menyalakan api untuk memasak. Mereka juga berlatih dorong ke atas dengan tangan terkepal dan dua jari. Mereka juga berlatih duduk ke atas/ sit-up berdua-dua. Selain itu mereka juga membaca Al-Quran.)
Mereka (Thawagit Arab) bicara di atas kursi dan tahu negara Islam dan tempat suci ummat ini kesanggupan mereka sekutu dengan musuh Salib dan ragu untuk menyerang sendirian.
Kebahagiaan tersendiri di bawah terik matahari, menyatukan barisan dari tanah Afghanistan. (Syeikh Usamah dan Syeikh Ayman sedang memeriksa pasukan) Allah memberkahi kesungguhan yang baik, dikorbankan anak-anak ummat ini untuk Al-Qaedah dan jihad.
(Nasyid sambil menembakkan senapan Bunyi letusannya dapat didengar. Bunyi luncuran RPG dan ledakannya)
Mujahid: “Takbir!”
Mujahidin: “Allahu Akbar!”
Mujahid: “Takbir!”
Mujahidin: “Allahu Akbar!”
Syeikh Ayman Al-Zawahiri: “Keakraban diantara jama'ah Al-Qaedah dan jama'ah jihad adalah respon untuk syari'ah dan kepentingan yang nyata untuk menghadapi perang Salib dan Zionis dengan orang mukmin yang tidak mudah mereka dipecahkan kesatuannya. Saya bersaksi pada Allah bahwa keakraban ini saya anggap amal terbaik yang kita harapkan diterima Allah.
Diantara keberkahan ini adalah ghonimah tidak ada yang tahu kecuali Allah, cukuplah menyatukan hati orang yang beriman dan membuat shock orang-orang kafir. Kami akan mengulurkan tangan kami bagi orang yang beramal dengan ikhlas untuk mengikuti perjalanan yang berkah ini di jalan Allah.”
Pada saat-saat mujahidin mepersiapkan kematangan untuk menyerang tiba-tiba ada seruan aktif dengan lambang keilmuan dan dakwah diantaranya dimuat di koran remaja muslim yang meragukan, seperti yang pertama mengatakan bahwa kita tidak mungkin melawan Amerika dan sekutunya.
Syeikh 'Abdullah 'Azzam: “Tetapi banyak manusia beranggapan kekuatan hanya ada di tangan manusia. Mereka lupa bahwa di sana ada Kekuatan lain mengatur alam ini kepada-Nyalah kembali segala urusan. Sembahlah Dia (Allah) berserah diri Kepada-Nya. Allah tidak menyia-nyiakan orang yang berbuat.
Mereka lalai, cuma melihat kekuatan manusia dan dunia. Firman Allah Azza wa Jalla: “Bukankah Allah yang memenuhi segala keperluan manusia?” Tetapi mereka takut selain Allah, Kekuatan Yang Besar, mereka takut selain Allah.
“Barang siapa yang disesatkan Allah tidak akan mendapat petunjuk. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah tidak akan tersesat. Bukankah Allah Yang Maha Tinggi di hari pembalasan.” Namun manusia banyak yang lalai akan masalah ini.
Kamu selalu menemukan pembicaraan orang muslim kecuali bagaimana mungkin si Fulan berbuat itu padahal Amerika tidak suka? Bagaimana si Fulan berhasil sedangkan Rusia marah? Menganggap Amerika dan Rusia adalah dua kekuatan besar, seolah-olah dua negara ini Tuhan selain Allah Subhanahu!
(Video dipotong)
Kenapa...? Karena Allah tidak bisa dikalahkan, Allah tidak akan kalah. Kekuatan-Nya tidak akan diremehkan, yang hilang dari negara-negara barat dan kekuatan besar sampai hilang dari pemikiran muslimin yang baik.
Iya... Allah ingin menetapkan untuk ummat muslim bahwa Allah lah Yang Maha Kuat dan Maha Perkasa. Masyarakat muslim walaupun dia lemah, buta huruf, faqir tapi dia bersungguh-sungguh yakin dengan agamanya Allah akan menolongnya.”
Sekelompok orang lain berpendapat, keluarnya anak muda di jalan jihad akan membuat negara rusak dan kezholiman.
Syeikh Usamah bin Ladin: “Di sini ijtihad negara yang bersangkutan dan menyambut itu. Mereka mengatakan tentang hijrah, apakah semua orang meninggalkan kampung sehingga jadi fasiq dan berbuat zholim?
Saya katakan bahwa Rasul SAW ketika menyuruh berhijrah berarti jadi fardu 'ain terhadap Sahabat r.a. tidak ada yang ikut selain Abu Jahal. Ini dalil kepada manusia dan menunjukkan orang jauh dan kurang yakin dengan perintah Allah SWT.
Kemudian kalau sudah cukup beberapa orang di jalan Allah dari anak muda mujahidin dan komitmen mereka mencintai Allah dan Rasul-Nya, kami sudah menjalani sebelum yang lainnya kami katakan pada orang Arab wahai muslimin sudah cukup. Kalian tahu berapa orang yang kami butuhkan dengan jmlah orang Islam berapa persen? Kami butuh setiap jumlah 100 muslim satu orang saja, satu saja.”
Tapi disana sini orang bilang Usamah ingin negara jadi zholim dan kafir dan thowagit. Wahai hamba Allah takutlah pada Allah, kami cuma ingin dari kelipatan 100 satu orang tentu tidak berpengaruh. Berapa banyak orang muslim yang mati setiap hari? Kita mohon pada Allah dikembalikan pada jalan yang diridhoi-Nya.”
(Video tentara Yahudi menyerang saudara-saudara kita di Palestina dan orang-orang Palestina mengangkat korban serangan tersebut) Sekelompok orang menanyakan, apa sebabnya mujahidin membidik Amerika saja tanpa melirik Yahudi duluan yang setiap hari membunuh saudara kita di Palestina?
Syeikh Usamah bin Ladin: “Amerika dan Israel ibarat mata uang koin, satu sama lain tidak bisa dipisahkan. Ibarat membunuh orang tidak bisa dari kanan tikam saja dari kiri yang penting mati, Amerika tersebar di dunia tidak seperti Yahudi yang punya Aqidah tinggal di Palestina. Mereka anak Yahudi setelah disembelih.
Satu stasiun TV (CNN) menyiarkan secara langsung pertemuan dengan temannya yang dalam perang tiba-tiba mereka menangis, komandannya bertanya kepada salah seorang siapa namamu? Fulan bin Fukan Bush anak Bush (^___^). Komandan bertanya, apa yang anda inginkan? Jawabnya cuma satu kata, pulang kampung (Dalam bahasa Ingrris ini cuma satu, tetapi dalam bahasa bukan Inggris ini dua kata). Ini cuma keinginannya, kalau sekiranya anda tembak dia pasti kabur ke belakang. Ditanya bagaimana anda melawan mereka? Jawabnya saya lihat musuh hebat dia langsung kabur. Kalau dia berani saya akan lawan.
Orang Amerika sebenarnya tidak mempunyai masalah sama Palestina begitu juga negara teluk sebagai militer akan tetapi begitu kepentingannya tersebar diseluruh dunia, untuk menyerang mereka mudah untuk menyerang mereka dan mengangkat semangat kaum muslim seperti serangan yang sudah-sudah.
Islam itu akam terhormat, Islam memang kuat dia sanggup melawan orang kafir dimana-mana tidak jadi masalah yang pasti waktu dekat juga akan ada serangan terhadap Yahudi juga.”
(Video reruntuhan gedung yang terbakar dan video tentara AS membawa peti mati)Ada yang mengatakan kalau mujahidin menyerang sipil yang tidak berdosa.
Syeikh Ayman Al-Zawahiri: “Tidak ada perbedaan antara sipil dan militer dalam syari'at. Syari'at cuma membagi antara yang menyerang atau diperangi. Yang diperangi adalah orang yang membantu kaum Salibis untuk menyerang kaum muslimin baik dengan harta dan senjata.
Dengan pertimbangan/ analogi ini masyarakat barat diperangi. Masyarakat barat diperangi, karena dia mengangkat pemimpinnya dan perwakilannya di parlemen yang memetakan politik untuk membunuh anak kita, menghancurkan negara kita dan mengambil kekayaan kita. Dia juga membayar pajak untuk mendanai politik ini, menyumbang militer dan memusuhi kita sekaligus mendukungnya (tindakan Salibis tersebut).
Kita komitmen untuk mempertahankan aqidah kita, anak-anak kita dan kekayaan kita. Amerika dan barat (Eropa) menyerang kota kita dengan bom seberat 7 Ton dan membom orang yang lagi sujud (sholat) dengan senjata kimia kemudian mereka minta untuk bertahan dengan senjata ringan, ini tidak masuk akal.
Sebagaimana mereka menyerang kita, kita juga berhak menyerang. Sebagaimana mereka membunuh kita, kita juga berhak membunuh mereka. Allah SWT berfirman: “Bulan Haram dengan bulan Haram dan (terhadap) sesuatu yang dihormati berlaku (hukum) Qisas. Oleh sebab itu barang siap menyerang kamu, maka seranglah dia setimpal dengan serangannya terhadap kamu (Q.S. Al-Baqoroh 194.)”
(Bulan Haram dengan bulan Haram dan (terhadap) sesuatu yang dihormati berlaku (hukum) Qisas. Oleh sebab itu barang siap menyerang kamu, maka seranglah dia setimpal dengan serangannya terhadap kamu. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa. (Q.S. Al-Baqoroh 194.))
Seluruh dunia tahu kalau militer Amerika walaupun memusuhi akan tetapi dia itu lemah sekali di bumi. Sarana satu-satunya dalam perang ialah serangan sehingga lahan hijau jadi kering, membunuh penduduk serta memaksa penduduk menyerah, kemudian mereka meminta kita supaya jangan meyerang mereka di negaranya.”
(Video sekelompok orang ke universitas dan masjid) Kelompok kelima mengutamakan ke arah dakwah, kalau sekarang ini waktunya belajar dan pendidikan aqidah pada remaja. Terlalu dini mengarahkan anak muda sekarang kedunia perang.
Syeikh Usamah bin Ladin: “Apa yang dikatakan sekarang zamannya belajar ini jadi masalah. Tidak jadi perbedaan menurut Salafussholeh r.a. Manusia apabila rendah hati sedikit ini terulang kembali.
Saya berikan pemisalan, penaklukan kota Makkah Abu Sufyan dan orang yang bersamanya r.a. Mereka Islam ketika ditaklukkan, penaklukan siapa yang mempelajari futuh Makkah perlu dua puluh kali bahkan lebih. Bukan hanya begitu, mereka tadinya musyrikin dari anak yang musyrik dari yang musyrik, ceritanya panjang sudah mengakar di darah dagingnya, bahkan sebagian orang apabila Islam bersumpah dengan Lata dan Uzza kemudian memulai hidup baru.
Mereka Islam pada hari penaklukan Makkah terus terjun diperang Hunain di bulan Syawwal. Kalian tidak tahu? Mereka Islam tadi di penaklukan Makkah kemudian mereka melakukan apa yang bisa diperbuat. Rasulullah SAW mengatakan pada mereka, “bagaimana pendapat kalian untuk mempertahankan saudara kalian dan anak saudara kalian yang mulia?” Sekarang tidak ada apa-apa lagi hari ini, yang ada cuma pedang dan hati. Pedang membedakan yang hak di agamanya.
Mereka sekarang tinggal berapa hari? Dua belas hari. Perang Hunain di bulan Syawwal, mereka yang mengatakan belajar lebih utama sekarang apa yang mereka perbuat? Yang pertama mereka pahami adalah asas agama. Ini adalah anak musyrik anaknya yang musrik.
Rasulullah SAW tidak berbicara dengan hawa nafsunya, dia bersih dari itu. Dia tidak mengatakan “wahai Abu Sufyan,” ketika penaklukan, “tinggal saja di kota Makkah. Tinggal bersama mereka 'Abdullah ibn Mas'ud r.a. dan 'Abdullah bin 'Abbas r.a., 'Umar bin Khottob, 'Ali r.a. 'Abdullah bin 'Umar dan Zaid bin Tsabit,” mereka adalah pembesar sahabat terkenal. “Apa yang kalian tidak tahu belajarlah dengan sahabat supaya diajari.” Dia tidak bermaksud begitu. Kalimat Laa ilaha illalloh mengambil semua ummat, (video dipotong) ummat ini artinya jihad.
Tujuan belajar ilmu adalah untuk diamalkan tapi kita belajar namun tidak diamalkan. Itu jadi masalah. Kita sekarang ini zaman ilmu, kalau bukan ilmu kita tidak tahu jihad fardhu sama kita, kita tidak tahu apa yang disuruh Allah SWT, ilmu dipelajari untuk diamalkan. Ilmu bukan tujuan, ilmu kita cari supaya tahu beramal terhadap Allah SWT sebagaimana disuruh.”
(Video Syeikh Usamah bin Ladin menuruni gunung) Di samping banyaknya kerancuan pendapat yaitu seputar jihad dan keluarganya, mujahidin meninggalkan orang yang berpangku tangan menjauhkan semua yang meragukan. Mereka melanjutkan jalan yang selalu mendapat pertolongan di pimpin Syeik Abi 'Abdillah dengan tahapan dan konsep bahkan dia sampai mengikuti tahapan yang sampai kepadanya seperti pilot pesawat di tengah-tengah gencarnya serangan.
Abu 'Ubaidah-Romzi ibn Syaibah dan penangung jawab logistik Zahir, Zakaria Hauzawi. Semua taktik untuk serangan Manhattan di depan komputer atau di radar sampai kesasaran yang dituju dan markas militer. Tapi di bawah naungan Allah dan kejujuran, senang dengan pengorbanan dan mengamalkan menolong agama Allah.